“ Liburan ku ”
Aku Wanda Rhamadina Zahra. Aku lahir di Garut 30 November 2002.
Aku paling suka travelling. Hampir setiap libur sekolah aku mengajak ayah dan
ibu ku keluar kota untuk berlibur. Ohh ya, ada liburanku yang paling aku sukai
yaitu tur ke gunung bromo. Aku pergi bersama ayah, ibu, kakak, adik, dan juga
keluarga kakak ayah ku . Aku suka sekali liburan ini karena aku mempunyai teman
yaitu shifa. Shifa adalah keponakan ayah ku. Jarang- jarang aku berlibur
mempunyai teman perempuan, karena kakak dan adikku laki laki semua.
![]() |
| Gunung Bromo |
Esok harinya aku bangun jam 3 subuh dan segera siap-siap setelah
aku siap, aku menyewa mobil jeep untuk ke Bukit Penanjakan. Ketika sampai di
bukit, ada banyak orang di sana. Singkat cerita, aku akhirnya ada di puncak
bukitnya dan menyaksikan pemandangan matahari terbit yang luar biasa. Aku
menghabiskan sekitar sejam di sana hanya untuk menikmati pemandangan memesona
yang ditawarkan oleh alam.
![]() |
| Bukit Teletubbies |
Setelah itu, aku pergi ke Bukit Savannah alias bukit
Telletubbiesnya Bromo menggunakan mobil jeep yang sama. Dan lagi,
pemandangannya sangat hijau dan memukau. Udara yang dingin dan cuaca panas
matahari yang membawa rasa tenang ada di tempat ini. Kemudian mobil jeep membawaku ke Pasir
Berbisik. Mungkin itu hanya lautan pasir, tetapi suasananya bagai mimpi. Aku
merasa seperti sedang mengunjungi planet lain.
Pemberhentian selanjutnya
adalah Kawah Bromo itu sendiri. Mobil jeep menurunkanku di arena parkir mobil
jeep sekitar 1 sampai 2 km dari kawah. Aku bisa jalan atau naik kuda untuk
sampai ke kawah. Aku memilih berjalan saja karena kawahnya terletak di puncak
gunung, dan aku merasa kasihan melihat kuda-kuda membawa orang-orang di punggung
mereka sambil mendaki.
Sebenarnya pendakiannya mudah. Hanya dibutuhkan kurang dari 30
menit untuk sampai ke puncak. Di puncak gunungnya, bukan kawah yang mencuri
perhatianku, tetapi pemandangannya. Semua orang dan semua hal terlihat sangat
kecil dari sana. Aku yakin jika kamu ada di sana kamu akan berkata sesuatu yang
filosofis seperti, “manusia hanyalah butiran debu di alam semesta”
Setelah puas menikmati indahnya alam di Gunung Bromo aku pulang
kembali ke Pemalang Ke rumah nenekku sebelum aku pulang ke Garut untuk
bersekolah kembali. Singkat cerita, aku sampai di rumah nenekku. Di rumah
nenekku aku tidak istirahat seperti ayah, ibu, dan kakakku. Aku bermain ke
pantai menggunakan sepeda bersama shifa keponakan ayahku itu. Aku duduk di
pinggir pantai sambil meminum es kelapa muda dengan shifa.
| Pantai Widuri Pemalang |
Udara angin yang kencang membuat aku dan shifa mengantuk, dan
setelah itu kami memutuskan pulang ke rmh nenek untuk beristirahat. Sesampainya di rumah nenek aku dan shifa berebahkan diri di sofa berwarna coklat yang empuk, mataku merasa lelah dan tidak lama setelah itu aku dan shifa tertidur pulas. Tiba-tiba aku berada di tempat yang gelap aku sendirian mencari shifa yang tadi bersamaku, telingaku bising dengan suara entah apa itu
Brug tiba tiba terdengar suara jatuhan papan dari arah belakangku, aku ketakutan dan risau dengan keadaan shifa yang entah dimana. "Tolong, tolong..." suara shifa yang ku kenal jelas membuatku menoleh dan berlari terus berlari tapi kakiku terasa berat melangkah. brug aku terjatuh dari sofa yang coklat itu tadi, tidak ada shifa di dekatku karna dia sedang mandi dan teriak minta tolong di ambilkan handuk karena ketinggalan. mimpi yang singkat ternyata haha.
Itulah yang bisa aku ceritakan tentang liburanku. Bagaimana jika kalian menceritakan liburan bahagia kalian di kolom komentarku ?
Salam Sayang, Wanda..




